Syair Sang Bulan

Benderang di langit malam,
hanya ini yang ku bisa, memikul beban beratmu sang Surya,
sekalipun bantu ku tak banyak bermakna,
paling tidak, hingga kelak Tuhan pertemukan kita..."

"Like the Moon who embrassed that Sun,"

Minggu, 15 Mei 2011

Sebuah catatan pendek, karya puing kanaya

Menjadilah terang di hening ringkik pagi,

aku sebatas waktu yang membeku, dalam pilu dan deru, ku rinduimu terang..

Ku rinduimu,

sesekali mataku lantang menatapmu, tapi kemudian aku tertunduk, perih..

`kenapa dengan sinarmu kau menyakitiku?`

`sungguh dinda, tidaklah aku bermaksud, tapi beginilah aku, terangku sewaktu-waktu hanyalah p0ison yang bisa saja mematikanmu,`

aku tak bergeming, bukan. Ia bukan p0ison, tapi aku yang terlalu lemah.

_aku, kepingan puing mimpi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar